Ikut #NumpakAndong Keliling SOLO di 4th Blogger Bengawan

Tak terasa sudah 3 bulan saya tinggal di kota Solo. Banyak keluarga baru yang saya dapatkan di kota Spirit of Java ini. Namun selama 3 bulan ini, belum pernah saya mencoba menyempatkan waktu untuk sekedar keliling Solo untuk sekedar tahu atau menghafal jalanan Solo. Belum terbersit keinginan untuk berwisata di Solo.

Kemarin, tepatnya hari Minggu 23 Desember 2012 saya berkesempatan untuk ikut #NumpakAndong keliling SOLO dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-4 Komunitas Bengawan (Blogger Bengawan). Saya mendapatkan info acara ini dari rekan blogger dari Wonogiri yaitu @yosbeda dan @triunt.

Jam 9 pagi saya sudah sampai di Rumah Blogger Indonesia (RBI) yang menjadi basecamp Blogger Bengawan, disambut oleh pakdhe Blonthank, Hendri, Hassan, Dony Alfan, Mursid, rekan-rekan blogger dari Jogja, dll. Saya juga bertemu dengan Heri yang kebetulan blogger dari Wonogiri tepatnya kecamatan Purwantoro, cukup dekat dari kampung saya.

Setelah menunggu beberapa rekan yang lain sudah datang, Rombongan andong Komunitas Bengawan siap berangkat sekitar lewat jam 10. Tujuan pertama adalah Kampung Batik Laweyan.

Kampung Batik Laweyan

Masuk di Kampung Batik Laweyan memang pengalaman pertama buat saya. Sejak masuk ke Kampung ini, setiap rumah yang dilewati andong hampir semuanya disulap menjadi showroom Batik. Ada beberapa Turis yang sedang sibuk memilih batik. Kami berhenti di Batik Putra Laweyan, eh ternyata ada Blontea di sana.

Setelah pada puas melihat-melihat koleksi batik dan kerajinan di Batik Putra Laweyan, Andong berjalan lagi menuju sebuah rumah, agak masuk ke gang-gang kecil, terasa sekali seperti di jaman dahulu. Menurut pengakuan si empunya rumah, rumah tersebut berumur lebih dari lima seperempat abad, gila 530an tahun masih tetep dijaga keasliannya.

Sebagaimana umumnya rumah di Jawa, rumah tersebut terdiri dari ruang depan dan ruang belakang. Ruang depan sebagai ruang tamu dan ruang belakang sebagai ruang keluarga serta di samping rumah sebagai dapur.

Yang paling istimewa dari kunjungan ke rumah ini tidak hanya pada umur rumahnya, namun di ruang belakang masih menyimpan sebuah bunker (terowongan bawah tanah) yang konon pada jaman dahulu digunakan sebagai aksi pergerakan melawan penjajah Belanda, sebagai tempat menyimpan harta, sebagai tempat perlindungan, penghubung antar rumah, dsb. Namun untuk saat ini hanya satu bunker tersebut yang masih ada, karena di rumah lain sudah ditutup.

Kampung Srabi Notosuman

Setelah merasa puas melihat-lihat isi di dalam bunker, rombongan berpamitan untuk melanjutkan perjalanan. Tujuan berikutnya adalah Kampung Srabi Notosuman, Alun-alun selatan dan Stasiun Sangkrah. Sampai di perempatan barat Kampung Srabi Notosuman kita disambut macet, 2 kuda yang menarik andong kita sempat marah karena ada pengendara motor yang kurang sabar membunyikan klakson panjang. Disini kita hanya lewat saja mengingat macetnya jalan.

Alun-alun selatan, Stasiun Sangkrah

Di Alun-alun selatan kita berhenti sejenak sembari menunggu 1 rombongan andong yang tertinggal karena terjebak macet tadi. Perjalanan dilanjutkan ke Kawasan Solo Techno Park, sehingga untuk tujuan Stasiun Sangkrah kita hanya dilewatkan di depan stasiun. Stasiun Sangkrah tersebut merupakan penghubung kereta yang menuju kota Wonogiri.

Solo Techno Park

Suka dengan mobil Esemka? Rombongan Andong mampir ke pabriknya yaitu Solo Techno Park. Di Solo Techno Park kita disambut oleh Direktu Umum PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Beliau menjelaskan sejarah berdirinya Solo Techno Park dan proyek apa saja yang sedang dan akan dikerjakan disana. Solo Techno Park dengan 9 hektar berlokasi di belakang kampus UNS ini awal berdirinya adalah untuk kebutuhan pendidikan dan pelatihan namun kedepannya sangat terbuka untuk keperluan produksi, masih dilakukan pembangunan di sana-sini.

Kami diajak muter-muter di gedung Teaching Factory dimana gedung ini ditujukan untuk proses welding, minning, perakitan mobil Esemka. Disini bisa menjadi solusi bagi anak-anak SMK khususnya mekanik untuk melakukan Prakerin (Praktek Kerja Industri) yang menjadi program wajib di SMK. Jika biasanya anak SMK prakerin di luar mengeluarkan biaya, di Teaching Factory ini ada semacam program subsidi silang yang nantinya bisa menggratiskan siswa yang melaksanakan Prakerin disana.

Karena hujan, kita tidak bisa muter-muter di gedung lain yang menjadi sentral Kawasan ini. Di gedung pusat tersebut terdapat beberapa macam pelatihan seperti Underwater Welding (Pengelasan di kedalaman air), pengerjaan badan pesawat, dll. Setelah berpamitan, perjalanan dilanjutkan menuju Taman Urbant Forest.

Taman Urbant Forest

Taman Urbant Forestmerupakan ruang publik yang baru dikembangkan oleh pemerintah Solo yang berada di pinggir Sungai Bengawan Solo. Jika dilihat konsepnya di taman yang baru saja jadi ini nantinya akan menjadi sebuah labyrinth‚yang titik tengahnya tugu taman Urbant Forest. Di sisi sebelah utara nantinya akan dibuat sebuah taman bunga.

yup, keliling Solo #NumpakAndong telah sampai di Taman Urban Forest di tepi Bengawan Solo.  http://twitter.yfrog.com/kfrlvmvj

Taman Balekambang

Puas foto bareng di Taman Urbant Forest, perjalanan dilanjutkan ke Taman Balekambang. Meskipun saya sering di Solo tapi saya juga baru pertama kali ini masuk ke Balekambang. Di sana kita berpencar, ada yang hunting objek untuk difoto, ada juga yang beristirahat melepas lelah. Memang cukup jauh juga perjalanan yang dilewati seharian. Intinya kita dibuat have fun dengan jalan-jalan #NumpakAndong keliling Solo ini.

Semoga Komunitas Bengawan ini makin sukses dan menjadi inspirasi bagi kawula muda khususnya anak muda Solo untuk mencintai Kotanya. Banyak sekali potensi-potensi dari Kota Solo yang perlu disadari dan dikembangkan oleh kita semua demi majunya kota Solo.

Akhirnya Selamat hari jadi 4 tahun Komunitas Bengawan, mari berkembang memajukan Solo.

Graduation + Anniversary

Kata pertama yang saya ucapakan adalah Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah SWT atas rahmatnya saya diijinkan kembali untuk menyelesaikan studi dan mengikuti prosesi wisuda di kampus tercinta Universitas Negeri Yogyakarta. Setelah dua tahun lamanya saya menimba ilmu kependidikan di jurusan Pendidikan Teknik Elektronika.

Kurang lebih selama 6 bulan saya bergelut dengan skripsi dan penelitian saya di lingkungan SMK Negeri 2 Wonosari akhirnya berbuah hasil. Sempat off juga sebulan lebih karena kesulitan juga mencari sumber yang tepat. Terima kasih banyak kepada bpk Muhammad Munir, M.Pd selaku pembimbing skripsi akhirnya SK ujian pendadaran skripsi acc tanggal 13 April 2011. Seminggu bergelut dengan revisi, setiap hari berusaha menemui penguji dan akhirnya beres juga. Terima kasih tim penguji bpkPramudi Utomo, M.Si. (sebagai penguji utama) dan bpk Djoko Santoso,M.Pd. (sebagai sekeretaris penguji) yang berkenan memberi nilai terbaik bagi saya.

Berkat persetujuan beliau semua saya bisa mengikuti prosesi Yudisium periode April tanggal 28 April 2011. Yudisium merupakan prosesi pelantikan pelantikan gelar kependidikan oleh Dekan Fakultas Teknik UNY yang saat ini dijabat oleh bpk Wardan Suyanto, Ed.D. Setelah Dekan FT UNY membacakan SK Yudisium maka mulai saat itu peserta yudisium sudah berhak menyandang gelar Ahli Madya dan Sarjana Pendidikan. Tanggung jawab baru yang harus diemban saya dan temen-temen sesama peserta yudisium. Status sudah berubah dari mahasiswa menjadi alumni. Yudidium periode April merupakan periode terakhir bagi mahasiswa yang ingin mengikuti wisuda periode bulan Mei yaitu 28 Mei 2011).Dikarenakan gedung yang digunakan untuk ‚wisuda (GOR UNY) pada tanggal tersebut dipergunakan untuk Kontes Robot Nasional, maka acara wisuda diundur sampai dengan 11 Juni 2011.

Sebelum dilaksanakan wisuda, sehari sebelumnya (jumat 10 Juni 2011) diadakan gladi bersih pelaksanaan wisuda. Hampir saja saya tidak bisa mengikuti acara tersebut karena ada job di kantor, namun akhirnya bisa dilimpahkan ke cabang semarang dulu. Disitu temen-temen wisudawan sefakultas mendapat undangan Pelepasan Wisuda (Pelwis) di lingkungan Fakultas Teknik UNY pada malam harinya. Karena boleh membawa pendamping, saya datang bareng cewek saya, lumayan ongkos makan malem kepangkas,hehe.. Acara Pelwis dilaksanakan di aula lantai 3 gedung KPLT FTUNY (gedung Dekanat FT). Cuku[ ramai juga karena peserta wisuda lebih dari 200 orang + pendampingnya. Disana seluruh jajaran pengurus dan staff lingkungan FT UNY secara resmi melepas seluruh wisudawan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dikampus. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan dan ucapan selamat dari masing-masing ketua jurusan. Terima kasih kepada bpk Masduki Zakariyah, M.T. (ketua jurusan Pendidikan Teknik Elektronika merangkap Pembimbing Akademik saya) atas bimbingan dan arahannya selama menjadi mahasiswa bapak.

Pelepasan Wisuda Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika UNY

Saya ucapkan selamat kepada wisudawan-wisudawati khususnya jurusan PT Elektronika, temen saya sekelas Didik Sri Utomo, Heri Listyawan, Ganggang Canggi Arnanto, Doni Rukmana Putra, Meki Marizal, Muslikhin, Suhirno, Gilang Firdaus, Saleh Ibrahim, Mukhtar Widiyanto, Purna Setyawan, dan seluruh adik tingkat. Selamat dan sukses atas studi kalian.

Keluarga dari rumah Wonogiri berangkat paginya, dari rumah jam 3 sampai jogja jam 5 dan langsung menuju kos untuk persiapan dan sarapan. Pengalaman lucu juga saat sampai di GOR UNY baru ‚teringat toganya ketinggalan, terima kasih banyak mas Soleh temen kos saya mau mengantarkan toga ke kampus. Akhirnya saya masuk GOR telat sekitar jam 8. Meskipun acara dimulai jam 9 tapi malu juga jalan ke depan karena kursi saya nomor 5 dari depan, harus melewati temen-temen yang duduk di belakang.

Wisuda hari itu sukses besar. Universitas Negeri Yogyakarta meluluskan 1.141 wisudawan dari 9 fakultas di lingkungan UNY. Namun yang sedikit kurang puas, pemidahan tali toga hanya dilakukan simbolis oleh Rektor UNY, bpk Rochmat Wahab,‚M.Pd, MA. kepada perwakilan wisudawan diikuti oleh masing-masing wisudawan.

Acara inti berikutnya adalah penyerahan ijasah oleh Rektor UNY kepada wisudawan cumlaude dilanjutkan oleh Dekan masing-masing fakultas kepada wisudawan lainnya.

Wisuda hanya sebagai permulaan, terbuka lebar tanggaung jawab yang harus saya emban di masyarakat untuk mengaplikasikan imu yang sudah saya dapatkan.

Kelulusan ini saya persembahkan kepada‚Bapak Ibu saya, ini wujud bakti dan cinta Ananda.

Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelesaian studi saya ini.

  1. Ayunda Ari Purnama, makasih untuk motivasinya dan kebersamaannya.
  2. Ganggang Canggi Arnanto, terimakasih atas tukar ilmunya.
  3. Reni Purwaningsih, kakak saya tercinta.
  4. Mbah Kakung yang mau menyempatkan diri mengantarkan saya ke wisuda, semoga sehat selalu.
  5. Pembimbing dan tim penguji, bpk Muhammad Munir, M.Pd. , bpk Pramudi Utomo, M.Si , dan bpk Joko Santoso, M.Pd. tanpa beliau semua saya tidak mampu menyelesaikan tugas akhir saya.
  6. Bpk Masduki Zakariyah, M.T. selaku ketua jurusan Pendidikan Teknik Elektronika dan Dosen pembimbing akademik saya
  7. Kepala SMK N 2 Wonosari, Bpk Eka Triaryanto, S.Pd.T., bpk Edi Haeyono, S.Pd.T., Guru, dan Karyawan SMK N 2 Wonosari, terima kasih kerjasamanya.
  8. Temen-temen jurusan PT Elektronika, terima kasih untuk saling memotivasi.
  9. Temen-temen Komunitas Blogger Jogja dan temen-temen idBlogNetwork.

Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada temen-temen baik di jejaring Facebook dan Twitter yang memberi ucapan dan doa pada saya pada hari ulang tahun saya 18 Juni kemarin. Semoga doa temen-temen terkabul kembali ke yang mendoakan. Amien… Mohon maaf jika saya mempunyai banyak kesalahan.

Wisuda Dani Setiyawan