Perbedaan Blogger dan Penulis Konten

Apakah temen-temen narablog pernah berfikir bahwa seorang blogger berbeda dengan penulis konten? Memang ada perbedaan mencolok dari keduanya. Seperti halnya kita sering salah dalam menuliskan kata-kata seperti blogger, Blogger¢€ž, WordPress.com, WordPress.org. Kita sering merancukan antara atribut merek dengan sebutan penggunanya. Artikel tersebut dibahas oleh mas Ardianzz.

Balik lagi ke topik, ada perbedaan yang mencolok antara seorang blogger dengan penulis konten. Secara umum blogger lebih identik dengan seorang yang menulis di blog personal dan cenderung non-komersil. Sedangkan seorang penulis konten cenderung menulis bukan untuk blog/websitenya sendiri, namun dia disewa oleh seseorang atau pemilik website lain yang bersifat profesional. Penulis konten akan menerima imbalan sejumlah uang sesuai dengan yang ditulisnya.

Blogger

Perkembangan jumlah blogger saat ini mulai terlihat peningkatannya. Banyak blogger-blogger baru mulai mengapresiasikan ekpresinya melalui blog-blog mereka. Umumnya merupakan blog curahan pribadi, namun ada juga beberapa yang serius menulis tema tertentu seperti Tutorial Blog, Motivasi, Teknologi, Game, dan lain-lain. Namun bisa disimpulkan bahwa blogger umumnya menulis secara personal pada blog-blog mereka. Sesuai dengan mood, apa yang ingin ditulis hari itu. Semisal hari ini menulis tentang Doa Terkuat Dalam Pikiran Kita, kemudian pada hari lain menulis tentang Trend Gadget dan Software 2011. Ya seperti itulah seorang blogger, apa yang mereka pikirkan itulah yang akan ditulis. Mereka jarang memikirkan konsep, keteraturan dan keterikatan antar tulisan-tulisannya.

Seorang blogger berusaha menampilkan karakternya melalui tulisan-tulisannya. Judul yang digunakan biasanya juga bersifat personal dan berusaha semenarik mungkin. Konten yang dihasilkanpun ada yang memperhatikan keakuratan data-data yang disampaikan, ada pula yang kurang memperhatikannya. Beberapa blogger yang kurang memperhatikan SEO, backlink, PR dan yang lainnya. Namun ada juga yang getol ingin memenangkannya di setiap tulisannya.

Mereka sadar kesuksesan blognya sangat dipengaruhi oleh karakter tulisannya. Mereka tentu selalu ingin blognya cepat dikenal oleh banyak orang sehingga berlomba-lomba menyajikan tulisan-tulisan menarik dan mencerminkan karakter pribadinya. Banyak sekali kita temukan blogger2 tanah air yang bisa menarik pembaca2 setianya selalu mengunjungi blognya. Mungkin anda termasuk salah satunya.

Menjadi Blogger

Penulis Konten

Memang hampir sama dengan seorang blogger, penulis konten memang sama-sama menulis di media penulisan online. Namun perbedaan yang mencolok adalah mereka banyak menjadi penulis dan kontributor di website lain dan menerima imbalan dari pihak penyewa.

Konten yang dihasilkan tentu mengenai tema yang khusus di bidangnya. Mereka lebih specialized dalam menulis. Mereka menulis sesuai dengan instruksi dari majikan yang membayarnya. Judulnya pun kadang juga telah ditentukan oleh pihak penyewanya. Mereka harus mengikuti standar-standar penulisan yang disyaratkan oleh majikannya. Mas Jeprie sering membahas tentang situs-situs profesional yang mau membayar tulisan-tulisan kita. Silahkan berkunjung kesana.

Kelebihannya mereka hanya memikirkan cara untuk menghasilkan tulisan terbaik, tidak harus memikirkan pengelolaan blog penyewanya. Mereka tidak bertanggung jawab atas keberhasilan dan kesuksesan situs penyewanya. Mereka dibayar atas waktu yang dihabiskannya dalam menulis sedangkan seorang blogger tidak dibayar oleh siapapun namun selalu menulis untuk blognya.

Kesimpulan

Jadi menurut saya satu perbedaan utama antara penulis blog (blogger) dan penulis konten adalah bahwa motivasi mereka dalam menulis. Seorang blogger menulis dengan motivasi tanpa uang dalam waktu yang sangat lama.‚Untuk penulis konten, dia menulis untuk mendapatkan gajinya pada akhir bulan. Saya sendiri tentu pada posisi blogger. Kalau Anda??

Keep Spirit Blogging