Tips Sukses Seorang Jim Carey

Menurut saya dan mungkin diamini oleh sebagian banyak orang, sebuah kesuksesan berawal dari impian. Impian bukanlah sebuah mimpi yang hanya hinggap sementara saja. Namun impian itu selalu kita usahakan hadir dalam ingatan dan pikiran kita. Sudah membaca bahasan tentang‚Doa Terkuat dalam Pikiran Kita dan‚MERAIH IMPIAN bukan?

Sebuah impian akan hilang begitu saja jika kita tidak memvisualisasikannya. Atau bahasa sederhananya adalah impian kita itu harus bisa digambarkan bentuk fisiknya. Bukan yang melayang-layang di langit yang sulit kita menjangkaunya.

Impian sebaiknya harus kita tulis. Kita pasang impian-impian kita itu ditempat yang pasti setiap hari kita menjangkaunya. Di samping cermin, di almari, di meja belajar, di pintu kamar mandi. Bahkan jika perlu desain yang menarik dan pasang di ruang tamu. Buat orang lain menganggap kita gak waras mempunyai impian-impian yang tinggi itu.

Kita yang mempunyai mimpi besar seringkali menerima ejekan, cemoohan, umpatan maupun cacian dari orang lain. Bahkan orang yang menjadi promotor tersebut malah orang-orang terdekat kita. Tidak sedikit orang berjatuhan meninggalkan mimpinya karena masalah tersebut. Mungkin salah satunya saya.

Kisah Sukses Jim Carey

Kisah Sukses Jim Carey

Kisah Sukses Jim Carey

Namun itulah salah satu kunci sukses seorang JIM CAREY. Seorang pemeran utama dalam film kocak ¢‚¬“THE MASK¢‚¬. Saat melewati masa-masa sulitnya dia selalu menerapkan cara-cara tersebut. Dia sering mendapat cemoohan, dipecundangi saat dia mengalami beberapa kegagalan.

Untuk mengantisipasi semua itu kita harus memiliki IMPIAN yang telah divisualisasikan, sebagai contoh dari cerita seorang JIM CARREY yang memilki impian memiliki uang US$ 100.000.000,- Padahal dia tidak memiliki pekerjaan yang sesuai untuk mendapatkan uang sebegitu besarnya.

Tapi dia memiliki Impian yang di Visualisasikan dengan selembar cek kosong yang di isi tulisan US$ 100.000.000,-.‚ Secara tidak sengaja setelah dia mengalami kegagalan dalam sebuah audisi casting dia selalu melihat cek tersebut dan mengatakan sambil menunjuk pada cek tersebut ¢‚¬“SAYA PASTI BISA MEMILIKI INI¢‚¬..!!!¢‚¬ dan itu dilakukan secara terus menerus disaat dia mengalami kegagalan. Secara Tidak sadar JIM CARREY telah memberikan SUGESTI pada dirinya sendiri tuk menjadi orang yang memiliki uang sebanyak itu, dan dia akan tetap semangat walaupun dia menglami kegagalan terus. sampai-sampai mentalnya menjadi sekuat BAJA. Sesuai sekali dengan prinsip Law of Attraction.

Diakhir cerita Jim Carrey telah berhasil menerima Uang US$ 100.000.000,- dengan berhasil nya menjadi seorang pemeran utama dalam film kocak ¢‚¬“THE MASK¢‚¬. Seperti yang kita lihat Jim Carrey pernah Di wawancarai di Stasiun televisi di negaranya dan di tanya kiat keberhasilannya. Dan Jim Carrey bercerita sama dengan yang diatas.

Berarti dapat disimpulkan bahwa IMPIAN adalah sesuatu yang harus di wujudkan. Dan orang yang tidak memiliki IMPIAN adalah orang yang tidak pernah memiliki masa depan. Jangan lah anda menyepelekan orang yang memiliki IMPIAN besar. Dan kita harus teguh dalam memegang impian kita. Karena dengan impianlah seseorang dapat tumbuh dan berkembang.

Meskipun ada beberapa yang kurang baik dari seorang Jim Carey ini, namun pasti kita bisa mengambil sisi positif dari proses pencapaian impian kita. Karena cara untuk mencapai sebuah impian dan kesuksesan setiap orang memiliki karakter sendiri-sendiri. Bisa diibaratkan seperti sepatu. Seorang Purdi E Chandra bisa sukses dengan bisnis bimbelnya. Banyak sekali pengusaha yang mengikuti dan hampir menyamai bisnisnya. Namun banyak juga yang tidak sesukses beliau. Karena itu tadi. Mereka mempunyai ukuran sepatu sendiri, mereka bisa memakai sepatunya Purdi, namun belum tentu pas, nyaman bahkan mungkin kekecilan.

Temukan sepatumu dan tunjukkan karaktermu.

Kok jadi kesini ya.. aahh cuekk dah… Semoga bermanfaat.

Keteguhan Dalam Proses Pencapaian

Mempertahankan Impian Kita

Mempertahankan Impian Kita

Seperti halnya posting saya sebelumnya tentang meraih impian dan doa terkuat itu dalam pikiran kita, dalam proses pencapaian impian dan cita-cita kita terkadang tidak semulus sesuai dengan harapan.

Keinginan yang kuat untuk meraihnya tidak cukup hanya dengan yakin dan selalu berdoa. Meskipun setiap doa kita pasti dikabulkan oleh Allah SWT. Namun terkabulnya doa tersebut masih dalam bentuk vibrasi yaitu keyakinan kita untuk pasti dapat mewujudkannya sehingga mendorong karya-karya kita selanjutnya.

Hal itulah yang akan menentukan komitmen kita dalam pencapaian impian tersebut. Seberapa kuatkah kita ingin mencapai maupun mempertahankan keinginan tersebut dalam pikiran kita.

Berikut ada penggalan kisah yang sangat mengispirasi kita.

Ketika Raja Louis XVI digulingkan dari takhtanya dan dijebloskan ke dalam penjara, puteranya yang merupakan pangeran penerus takhta kerajaan diculik oleh orang-orang yang mengkudeta kerajaan.

Keteguhan Putra Raja Louis XVI
Keteguhan Putra Raja Louis XVI

Sang pangeran dihadapkan pada hal-hal yang paling menjijikan secara moral. Mereka pikir, jika sang pangeran terpengaruh pada godaan duniawi maka ia tidak akan bisa mencapai takdirnya sebagai raja.

Setiap hari, sang pangeran disuguhi berbagai makanan yang mewah yang jumlahnya sangatlah banyak, minuman anggur, para pelacur yang sangat erotis, bahkan kata-kata jorok dan kasar yang tidak layak diucapkan oleh bangsawan seperti dia.

Hari berganti hari, hingga akhirnya setelah enam bulan, mereka menyerah. Sang pangeran ternyata tidak tergoda sedikit pun terhadap godaan dunia. Mereka pun bertanya kenapa sang pangeran begitu teguh. Sang pangeran berujar, ¢‚¬Aku tidak mungkin melakukan hal-hal menjijikan seperti itu, karena sejak dilahirkan Aku telah ditakdirkan sebagai seorang raja¢‚¬“.

Kita harus mempunyai keteguhan dalam mempertahankan impian kita. Tidak dapat dimungkiri bahwa perjalanan menuju ke tangga sukses penuh onak dan duri.

Lantas bagaiamana kita bisa memiliki keteguhan? Yang terpenting kita harus mempunyai paradigma atau citra diri yang positif kepada diri kita. Siapakah kita? Apa takdir kita di dunia ini?

Diri Anda adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna. Takdir Anda adalah mengabdikan dirinya. Menyerukan namanya di dunia ini. Apapun impian Anda, berjuanglah atas nama Dia. Maka, rintangan apapun tidak akan bisa menghalangi Anda.

Jika Dia hendak mengangkat Anda, tidak ada seorang pun yang bisa menjatuhkan Anda. Begitupun jika Dia hendak menjatuhkan Anda, maka tak seorang pun di dunia ini yang bisa mengangkat Anda.

Sahabat..tetaplah teguh dan istiqomah….

Habiskan jatah gagal kita, karena siapa tahu proses sekarang ini adalah kegagalan kita yang terakhir dan berlanjut dengan kesuksesan dan kebahagiaan.

MERAIH IMPIAN

Suatu hari, ada seorang pemuda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, ¢‚¬“Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya¢‚¬.

¢‚¬“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?¢‚¬ tanya si orang tua. ¢‚¬“Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini¢‚¬. Jawab si anak muda.

Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.

Anak muda itu meronta-ronta, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.

¢‚¬“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya¢‚¬ tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,¢‚¬Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?¢‚¬. ¢‚¬“Udara, yang paling saya inginkan adalah udara¢‚¬. Jawab si anak muda.

¢‚¬“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?¢‚¬ tanya si orang tua itu lagi.

¢‚¬“Tidak ¢‚¬.. tidak ¢‚¬¢‚¬ tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air¢‚¬ jelas si anak muda.

¢‚¬“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI¢‚¬ kata si orang tua dengan bijak.

Sahabat, apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo nggak, Kijang juga gak apa-apa.

Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.

Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. ¢‚¬“Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ¢‚¬¢‚¬¢‚¬ bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak kita ?

Cara Meraih Impian

Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan¢‚¬„¢ berbuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia ¢‚¬€œ dari sisi yang negatif.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata ¢‚¬“NO/TIDAK/JANGAN¢‚¬. Seperti ¢‚¬“Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana, jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata ¢‚¬“Jangan¢‚¬.

Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati¢‚¬„¢. Mungkin orang-orang tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.

Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone¢‚¬„¢, dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata ¢‚¬“Ah, buat apa rumah besar-besar ¢‚¬. Bisa ngontrak aja sudah bagus ¢‚¬¢‚¬¢‚¬.

Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negati, dimana mereka akan merasa `tidak suka¢‚¬„¢ jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel¢‚¬„¢ dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-rekan anda , ¢‚¬“Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik¢‚¬. Lalu coba lihat ¢‚¬.. berapa banyak yang mentertawakan anda ¢‚¬.. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ¢‚¬.. setelah anda ditertawakan ¢‚¬.?

Sahabat sekalian, saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-impian kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai.

Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !

The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams

– Eleanor Roosevelt –

Gambar diambil dari sini.