Santun Terhadap Orang yang Lebih Tua

Nabi yang mulia, Muhammad Rasulullah bersabda, ¢‚¬“Sesungguhnya Allah melingkupi Islam dengan akhlak yang mulia dan perbuatan baik¢‚¬. Menurut Imam Al Ghazali di antara perbuatan baik adalah: pergaulan yang baik, perbuatan yang mulia, perkataan yang lembut, mendermakan kebaikan, memberi makan, menyebarkan salam, mengunjungi orang yang sakit, mengantarkan jenazah orang Muslim, menghormati orangtua, mendamaikan di antara manusia, memenuhi undangan, bertetangga dengan baik, bermurah hati, memulai salam, menahan marah dan memaafkan kesalahan.

Sahabat, dari sederet perbuatan baik yang diuraikan tadi, adakah kita telah mengamalkannya barang satu atau dua dengan sungguh-sungguh? Misalnya saja menghormati orangtua.
Menghormati orangtua, tentu bukan hanya orangtua kita di rumah, tetapi juga orangtua yang kita temui di tempat-tempat umum. Sudahkah kita mengikhlaskan tempat duduk kita di atas kendaraan umum yang penuh sesak untuk mereka? Sudahkah kita membantu mereka menyeberangi jalan di tempat yang benar? Sudahkah kita berkata dengan lemah lembut pada mereka dan mendahulukan mereka dari pada kepentingan kita?
Pada suatu hari Ali bin Abu Thalib pernah terlambat shalat jamaah, dan ketika Rasulullah bertanya,¢‚¬Mengapa engkau terlambat, hai Ali?¢‚¬ Ali menjawab, ¢‚¬“Maaf ya Rasulullah, di depanku tadi ada seorang tua yang berjalan tertatih-tatih, aku tidak mau mendahuluinya, karena bukankah engkau meneladani kami untuk menghormati orangtua?¢‚¬
Oleh : Chichi Sukardjo

2 thoughts on “Santun Terhadap Orang yang Lebih Tua

  1. @ Avail : kalo kita jadi anaknya kita tetap menghormatinya sambil berusaha mengingatkan..

    Kalo itu di orang lain bisa dengan keteladanan, diskusi, dsb.. Positiv lah bahwa mereka pasti punya hati nurani dan mampu membedakan mana yg baik dan bukan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jawab Dulu: