Membuat Blog Maintenance Mode

Membuat Blog Maintenance Mode

Di tengah perjalanan atau mungkin di awal pembangunan blog baru, Anda memerlukan waktu untuk melakukan perbaikan di beberapa sisi blog baik tampilan maupun fitur di dalamnya. Suatu misal Anda ingin mengganti theme di WordPress dengan theme baru yang menurut Anda memiliki banyak kelebihan, namun saat diaktifkan terjadi beberapa missdi sana-sini. Agar Anda lebih fokus untuk membenahi tampilan baru blog, Anda mungkin ingin membuat seluruh halaman blog menjadi Maintenance Mode.

Bagi Anda pengguna WordPress self hosting, ada tips mudah dalam membuat blog maintenance mode yaitu menggunakan plugin.

Membuat Blog Maintenance Mode dengan Plugin WP Maintenance Mode

Ya, plugin yang digunakan adalah WP Maintenance Mode. Hampir serupa tapi tak sama dengan kinerja pluginƒâ€š SOPA Blackout Plugin.ƒâ€š Anda dapat mengunduhnya di direktori plugin wordpress atau melalui mode search di penambahan plugin wordpress Anda.

Silahkan masuk ke halamanƒâ€š http://domainkamu.abc/wp-admin/plugins.php. Pada WP Maintenance Mode pilih Settings untuk melakukan pengaturan plugin. Pengaturan WordPress akan muncul di halaman itu juga secara spoiling.

Bagian paling atas terdapat menu Plugin Active yang secara default bernilai False yang berarti plugin belum aktif. Silahkan ganti True dan klik Update jika Anda ingin langsung menjadikan blog Anda Maintenance Mode.

Membuat Blog Maintenance Mode
Membuat Blog Maintenance Mode

Ada beberapa kelebihan membuat blog maintenance mode dengan plugin ini

1. Kita dapat memilih tampilan/theme maintenance modenya. Terhitung ada 13 theme yang bisa Anda pakai sesuai selera. Preview dari masing-masing theme bisa dilihat disini. Aplikasikan pada pilihan theme di pengaturan plugin tersebut. Anda juga bisa langsung melihat previewnya dengan menekan tombol Preview yang telah disediakan.

2. Tentunya hanya admin yang bisa melihat tampilan blog aslinya dengan catatan login ke dasbor wordpress di browser yang sama.

3. Halaman Maintenance bisa dibuat menghitung mundur (countdown). Jika countdown diaktifkan maka blog akan otomatis kembali ke tampilan normal sesuai dengan pengaturan tanggal tambahan waktu dalam value dan unit. Bahkah di unit ada pilihan second sampai year. Tidur setahun apa,hehe..

4. Anda bisa menambahkan dan mengedit teks sesuai keinginan Anda. Ada form untuk Title, Header, Heading, dan Text (support html).

5. Anda bisa membuat pengecualian untuk halaman tertentu yang ingin ditampilkan aslinya tanpa maintenance mode. Anda harus menambahkan slug pada form Exclude, defaultnya berisiƒâ€š wp-cron, feed, wp-admin.ƒâ€š Anda bisa menambahkan misalnya halaman atau category tertentu contohnyaƒâ€š ?page_id=12, about, category/test.

Cukup sekian saja ya tips kali ini. Semoga bisa diaplikasikan saat membuat blog maintenance mode.

15 comments

  1. dinneno Reply

    Wah komplit infonya. Awalnya saya sempat berpikir bagaimana admin bisa hasil rombakan, tenyata khusus admin tampilannya gak berbentuk tampilan maintenis (maintenance) toh. Bagusnya ni plugin dipasang kalau sedang oprek2 blog.

    • dHaNy Post authorReply

      Betul mas Dinneno, bisa untuk ajang kasih surprise kalau mau ganti baju, takut diintip 😀

  2. zholieh Reply

    Iya mas dah pernah download ni plugin, filenya lumayan gede mpe 3MB buat ukuran plugin. Tapi akhirnya tak copot juga pluginnya hee…

  3. Alif Purwoko Reply

    wah klo misalnya di homepagenya aja mungkin ada saran…

    Home page maintance mode tetapi posting nya ga ikut gmnya ya,,,
    trims

    • dHaNy Post authorReply

      Saya belum pernah mencobanya, mungkin url berikut bisa menjadi acuan..
      hxxp://themefuse.com/forum/themefuse-maintenance-mode/maintenance-mode-enable-on-homepage-and-categorys

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *