Cara Membuat Blog Pribadi

Cara Membuat Blog Pribadi

Jika yang lain menulis tutorial tentang trik meningkatkan pengunjung blog, kali ini saya akan share tutorial yang mungkin nyleneh aka aneh. Bagaimana tidak, Saya akan share tentang cara membuat blog pribadi namun blog pribadi yang saya maksud disini adalah sebuah blog yang hanya bisa diakses oleh user yang terdaftar saja. Jika ada sebuah blog dengan konten premium akan membuat posting premium yang diprivate (dipassword), maka bagaimana jika yang kita buat nanti adalah sebuah blog yang keseluruhannya dipassword :D.

Bisa dibilang ini blog memang bersifat rahasia atau individual. Atau bisa juga akan diisi content-content premium atau informasi penting sebuah perusahaan. Karena bersifat rahasia, maka akan diseting tidak terindex oleh mesin pencari. Hanya mereka yang diberi otorisasi akan mempunyai akses untuk masuk.

Pertanyaan yang mungkin muncul, kenapa kok nulis cara membuat blog pribadi yang gak bisa dibuka orang. Orang blog saya aja pengen dikunjungi ribuan lebih orang situ malah pengen di-private. Namanya juga pengen nulis yang lain dari biasanya, :D

Memulai Membuat Blog Pribadi

Blog yang akan dibangun disini menggunakan wordpress self hosting. Step awal bangunlah blog wordpress Anda seperti biasa. Saya anggap temen-temen sudah bisa menginstal wordpress di hosting ya. Jika belum banyak sekali tutorial diluar yang mudah dipahami kok.

Jika sudah selesai proses instalasi wordpress, ada 3 langkah yang sangat mudah untuk membuat blog pribadi ini.

1. Private Only Plugin

Instal dan aktifkan plugin Private Only Plugin yang sudah tersedia di direktori plugin wordpress.org. Plugin ini berfungsi mengarahkan halaman login bagi yang tidak mempunyai hak akses berupa username dan password.

Cara Membuat Blog Pribadi

Cara Membuat Blog Pribadi

Plugin ini juga terdapat penyetingan untuk mengupload logo untuk mengganti logo wordpress diatas form login.

2. Disable RSS Plugin

Meskipun sudah menginstal Private Only Plugin, namun ternyata pengunjung masih bisa menikmati tulisan-tulisan di posting blog Anda melalui RSS / Feed blog tersebut. Nah celah tersebut akan tertutupi dengan menginstal plugin Disable RSS Plugin ini. Instal dan aktifkan plugin ini ke daftar plugin Anda.

Cara Membuat Blog Pribadi

Hasil Kerja Disable RSS Plugin

3. Blok Search Engine

Nah kedua cara tersebut ternyata belum cukup untuk membuat blog pribadi yang betul-betul private. Trik ketiga adalah dengan mem-block blog dari mesin pencari. Jika hal ini tidak dilakukan maka akan terdapat kemungkinan link-link di blog ter-crawl oleh robot mesin pencari.

Caranya masuk ke halaman privacy yaitu pada  Settings > Privacy > pilih “Ask search engines not to index this site.” kemduian Save.

Cara Membuat Blog Pribadi

Blok Seacrh Engine

Ada yang mau membuat blog dengan tips cara membuat blog pribadi dengan cara diatas? :D

Gratis Tutorial WP Via Email!

Follow us!

Related Post :

Comments & Responses

35 Responses so far.

  1. sianakingusan55 says:

    Walaupun deskripsi blog saya berbunyi “Just Personal Blog”, tetapi saya rasa. Yang saya inginkan hanyalah berbagi untuk sesama. Jadi saya tidak akan menggunakan cara di atas? :D

  2. Cahya says:

    Itu blog untuk ngisi catatan dosa seumur hidup, nanti kalau pas dituntut masuk neraka, kita bisa nego dikit dengan ngasih argumentasi yang tercatat di blog :D.

    • dHaNy says:

      Wah tulisan itu nanti bisa memberi argumen saat kita lupa jawab ya mas.. wah ide cemerlang juga ini.. wkwk
      semoga kita terhindar dari neraka itu… aamiin…

  3. Mungkin lebih bijak kalau beberapa page/artikel yang dipassword mas, daripada keseluruhan blog. Tapi yah, selera orang berbeda-beda.

  4. dinneno says:

    Untuk apa ngeblog mas kalau cuma dikonsumsi sendiri. Mungkin orang-orang yang gak siap untuk dikritik boleh mencoba ini :D

  5. Putrie Jrs says:

    Ini benar-benar individual, privat, personal, dan cara membuat blog yang paling rahasia yang pernah ada.
    yah, keren banget sih.
    bagi yang punya dosa banyak, berfungsi juga sebagai diary dadakan yak??

    • dHaNy says:

      haha emang seperti itu adanya.. gak ingin kelompok lain bisa mengaksesnya… asalkan jangan dimanfaatkan untuk kepentingan terorisme saja ya.. hehe

  6. Kurnia Septa says:

    ini mau bikin blog kondangan ya… :)
    harus pake undangan yg bisa lihat

  7. adi pradana says:

    buat blog pribadi untuk trah keluarga.

  8. Darin says:

    Kalau saya sih mending pake localhost aja mas Dhan, malah lebih nyaman hehe.
    Ngotak-ngatik template pun jadi asik :)

  9. aming says:

    belum kepikiran bikin blog ngga ke index search engine bro….
    pengen nya bikin blog yg menghasilkan duit…duit…dan duitt…..

  10. The-Netwerk says:

    i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa…

  11. andre says:

    jangan2 isinya khusus “cerita dewasa mas” hahaha… memangnya sudah ada contoh blog pribadi yang dimaksud mas Dhany?

  12. giewahyudi says:

    Blog saya dibikin untuk khalayak umum, Mas, bukan untuk kalangan pribadi..
    *emange LKS?*

  13. ibnu ismadi says:

    ternyata seperti itu toh cara na.. qu sering melihat blog yang menggunakan blogger diprivat gt dan ternyata wp bisa diprivatkan..

  14. Aa Yohan says:

    Sepertinya ini cocok untuk diary blog pribadi mungkin :D hehe

  15. blog pribadi sebenarnya blog yang berisi hasil coretan kita sendiri mengenai apa saja kan ya mas,,btw salam kenal ya,,,main2 ke blog sy ya mas :)

  16. agung says:

    Mendingan menulis di buku diary saja–murah meriah, ada tanda tangannya juga hehe. :)

  17. Cantik says:

    Rumahku adalah surgaku, blogku adalah surgaku jadi kita bebas bebas aja membuat blog kita yang penting manfaat untuk orang lain..

  18. Darwin says:

    kalo untuk blogger bisa gak maz di private beberapa postingannya (berdasarkan label)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Jawab Dulu: